Hadapi Cuaca Ekstrem 2025, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Kesiapsiagaan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025 di halaman Kantor Bupati Batulicin, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan daerah menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan meningkat pada musim penghujan.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati memimpin apel dan menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh unsur merupakan kunci utama dalam mengurangi risiko bencana. Menurutnya, dinamika cuaca saat ini menuntut kesiapan yang lebih terukur, terpadu, dan berkelanjutan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.

Dalam arahannya, Sekda menyampaikan tiga fokus utama pelaksanaan apel. Pertama, meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor.

Fokus kedua adalah memperkuat koordinasi lintas sektor agar respons penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan efektif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, dan relawan dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang solid.

Fokus ketiga, lanjut Sekda, adalah memastikan kesiapan daerah melalui pengecekan personel, sarana dan prasarana, sistem komando, perangkat komunikasi, serta peralatan operasional. Seluruh unsur dipastikan berada dalam kondisi optimal sebagai bentuk antisipasi menghadapi cuaca ekstrem di wilayah rawan bencana.

Dalam sambutannya, Bupati juga menegaskan bahwa bencana tidak dapat dihindari, namun risikonya dapat ditekan melalui upaya mitigasi, peningkatan kapasitas, serta respons yang terencana dan terkoordinasi. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan relawan atas dedikasi dalam penanganan bencana, serta berharap semangat pengabdian tersebut terus terjaga demi keselamatan masyarakat.

Apel kesiapsiagaan ditutup dengan pengecekan pasukan dan peralatan penanggulangan bencana. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini semakin memperkuat sinergi seluruh pihak sehingga Tanah Bumbu semakin siap, responsif, dan tangguh menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.

Artikel Pilihan