Pemkab Tanah Bumbu Susun RPKD 2025–2029, Fokus Tekan Kemiskinan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memulai penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) 2025–2029 melalui kegiatan resmi di Banjarbaru, Selasa (9/12/2025). Kegiatan ini dibuka Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais, mewakili Bupati Andi Rudi Latif, sebagai langkah strategis untuk memastikan target penurunan kemiskinan dalam RPJMD 2025–2029 dapat tercapai secara terarah dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Eryanto Rais menyampaikan pesan Bupati bahwa penanggulangan kemiskinan menjadi prioritas pembangunan yang harus terus diperkuat. RPKD akan menjadi peta jalan bagi seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi, program, dan intervensi yang tepat sasaran.

Bupati menekankan bahwa dokumen ini harus disusun secara kolaboratif, berbasis data akurat, dan melibatkan masukan dari masyarakat, terutama mereka yang langsung merasakan dampak sosial dan ekonomi. Pendekatan ini diharapkan menghasilkan program yang efektif dan berkeadilan.

Selain itu, Bupati menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor. Penanggulangan kemiskinan bukan tugas satu perangkat daerah saja, melainkan harus melibatkan pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri pejabat SKPD, seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Tanah Bumbu, serta akademisi dan pakar dari Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) sebagai narasumber, di antaranya Profesor Murtir Jeddawi, Dr. Muhammad Arif, Profesor Syarifuddin Kadir, dan Profesor Ichsan Ridwan.

Artikel Pilihan