Seorang pencari kerja asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Susilo Pariyogo (32), nyaris terlantar di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, setelah janji pekerjaan yang membawanya merantau tidak kunjung terealisasi. Tanpa tempat tinggal dan dengan kondisi ekonomi yang sangat terbatas, Susilo sempat kebingungan setibanya di daerah tujuan.
Susilo merupakan warga Desa Hambala, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Ia tiba di Tanah Bumbu pada Senin malam, 11 Januari 2026, setelah menempuh perjalanan panjang dari Banyuwangi menuju Banjarmasin, kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Tanah Bumbu. Kedatangannya berawal dari ajakan seorang rekan yang menjanjikan pekerjaan sebagai buruh penyadap karet di wilayah Karang Bintang.
Namun, sesampainya di Tanah Bumbu, Susilo tidak dapat menghubungi rekannya karena nomor kontak yang bersangkutan sudah tidak aktif. Tanpa informasi jelas mengenai lokasi kerja dan hanya memiliki sisa uang sekitar Rp50 ribu, ia mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Dalam kondisi tersebut, Susilo mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tanah Bumbu untuk mengurus administrasi kependudukan. Karena datang di luar jam pelayanan, ia terpaksa bermalam di musala kantor Disdukcapil.
Situasi yang dialami Susilo kemudian mendapat perhatian dari sejumlah wartawan berbagai media, di antaranya Radar Banjarmasin, TVRI, Genpikalsel, Poros Kalimantan, dan Kontak 24 Jam. Para jurnalis tersebut berinisiatif membantu dengan mengantarkan Susilo ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Tanah Bumbu.
Di kantor Satpol PP dan Damkar, Susilo menerima bantuan berupa pakaian ganti dan makanan. Petugas juga memberikan pendampingan dengan mengantarnya ke wilayah Karang Bintang untuk menelusuri kejelasan terkait pekerjaan yang sebelumnya dijanjikan.
Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Syaikul Ansari, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam membantu warga yang mengalami kesulitan.
“Kami berupaya memberikan pelayanan dan pertolongan kepada warga yang membutuhkan. Ini sesuai arahan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, agar pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat yang memerlukan bantuan,” ujarnya.