Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat kualitas layanan administrasi kependudukan melalui kegiatan Sosialisasi Pencatatan Sipil yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) pada 31 Oktober–2 November 2025 di Banjarbaru. Kegiatan ini diikuti jajaran pejabat dan staf Disdukcapil sebagai upaya meningkatkan kompetensi aparatur agar mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, profesional, dan berintegritas.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Disdukcapil, Gento Hariyadi, S.P., M.M., menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas SDM sebagai kunci transformasi layanan publik di era digital. Ia menekankan bahwa aparatur harus memahami regulasi terbaru, serta mampu merespons kebutuhan masyarakat dengan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima.
Ketua Pelaksana, Agustina Pratiwi, S.IP., M.Si., menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat profesionalisme aparatur Disdukcapil dalam melaksanakan tugas pencatatan sipil dan administrasi kependudukan. Pemahaman terhadap kebijakan terbaru dinilai penting sebagai dasar peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Peserta mendapatkan materi terkait pencatatan sipil, pendaftaran penduduk, digitalisasi layanan, dan etika pelayanan publik. Narasumber dari Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sukirno, S.H., M.Si., membawakan materi tentang implementasi kebijakan pencatatan sipil, sementara Muhammad Yuyud Anizar, S.Si., menyampaikan materi terkait kebijakan pendaftaran penduduk.
Selain itu, sejumlah pemateri dari berbagai instansi turut memberikan pembekalan, di antaranya Dr. Normalina, S.P., M.Pd., dari BPSDMD Kalsel, pejabat dari Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Batulicin, serta narasumber dari Kantor Imigrasi Batulicin.
Kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari peserta hingga penutupan pada Minggu (2/11/2025). Disdukcapil Tanah Bumbu diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pelayanan administrasi kependudukan dan mampu memberikan layanan yang unggul, inklusif, dan terpercaya bagi masyarakat.