Lima Sekolah di Tanah Bumbu Raih Apresiasi Program Adiwiyata

Facebook
Twitter
WhatsApp

Lima sekolah di Kabupaten Tanah Bumbu berhasil meraih penghargaan lingkungan hidup melalui Program Sekolah Adiwiyata Tahun 2025. Prestasi ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pendidikan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanah Bumbu Muhammad Risdianadi, menyampaikan bahwa lima sekolah penerima penghargaan tersebut terdiri dari SMPN 1 Kusan Hulu dan SMPN 1 Satui yang berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional 2025. Sementara itu, SDN 2 Sepunggur, SDIT Al Fath Batulicin, dan SMPN 3 Angsana meraih penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi 2025.

Capaian membanggakan juga ditorehkan SMPN 1 Kusan Hulu yang tercatat sebagai peraih apresiasi tertinggi kedua pada kategori Sekolah Adiwiyata Nasional tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Sedangkan di jenjang sekolah dasar, SDN 2 Sepunggur menempati peringkat tertinggi kedua dalam kategori Sekolah Adiwiyata Provinsi 2025 se-Kalimantan Selatan.

Muhammad Risdianadi menegaskan bahwa penghargaan Adiwiyata bukan sekadar simbol, melainkan bukti nyata keberhasilan sekolah-sekolah di Tanah Bumbu dalam menanamkan budaya peduli lingkungan kepada peserta didik.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di Tanah Bumbu tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga mampu membangun lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmad Prapto Udoyo, dalam sebuah acara yang berlangsung di Banjarbaru, Senin (12/1/2025).

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kalimantan Selatan untuk terus mengembangkan pendidikan lingkungan, sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan di daerah.

Artikel Pilihan