Duta Wisata Tanbu Didorong Aktif Promosikan Potensi Pariwisata Daerah

Facebook
Twitter
WhatsApp

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mendorong Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 tidak hanya menjadi figur representatif daerah, tetapi juga aktif mengambil peran dalam mempromosikan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif.

Pesan tersebut disampaikan dalam Grand Final Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 yang berlangsung di Hotel Lotusa, Kecamatan Simpang Empat, Senin (21/9/2026).

Sebanyak 30 finalis mengikuti babak puncak untuk memperebutkan enam gelar utama dalam tiga kategori, yakni Nanang Galuh, Putra-Putri Pariwisata, serta Putra-Putri Tenun.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Rudi Latif melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais menegaskan bahwa pemilihan duta wisata tidak hanya berfokus pada penampilan.

Para peserta juga dituntut memiliki wawasan, kepribadian, kemampuan komunikasi, serta pemahaman terhadap berbagai potensi yang dimiliki daerah.

“Kita tidak hanya mencari figur yang cakap dalam penampilan, tetapi juga sosok yang cerdas, berkepribadian, serta memiliki wawasan mendalam tentang budaya lokal dan potensi wisata daerah,” kata Eryanto saat membacakan sambutan Bupati.

Menurutnya, peran generasi muda semakin penting di tengah perkembangan media digital. Para duta wisata diharapkan mampu memanfaatkan berbagai platform untuk memperkenalkan destinasi wisata, budaya lokal, hingga potensi ekonomi kreatif Tanah Bumbu kepada masyarakat yang lebih luas.

Hasil penilaian selama masa karantina dan uji bakat kemudian menetapkan Khairulhin Zaski Badali Ahsa sebagai Nanang dan Nur Latifah sebagai Galuh.

Sementara itu, gelar Putra Pariwisata diraih Hafizh Khoiri Mustaqim, sedangkan Putri Pariwisata diraih Ikhlasul Amaliyah.

Untuk kategori Tenun, gelar Putra Tenun diraih M. Atma Fadillah.

Artikel Pilihan