Pemkab Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Pengembangan Usaha untuk Perkuat UMKM Desa

Facebook
Twitter
WhatsApp

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong penguatan sektor usaha mikro sebagai salah satu penggerak ekonomi desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Pengembangan Usaha Mikro bagi pelaku UMKM di Desa Polewali Marajae, Kecamatan Batulicin, yang digelar di Aula Kantor Desa Polewali Marajae, Kamis (4/6/2026).

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Berbagai materi diberikan kepada peserta, mulai dari peningkatan kualitas produksi dan pengolahan, strategi pemasaran, pengembangan sumber daya manusia, desain kemasan produk, hingga pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing usaha.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri), Eryanto Rais, yang disampaikan Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Rhani Patih, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro agar mampu bersaing di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

“Pelatihan pengembangan usaha merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing produk, serta memperluas akses pasar. Tujuan utama pelatihan tersebut adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui peningkatan kompetensi,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan secara teoritis, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam mengolah produk, merancang kemasan yang menarik, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas jaringan pemasaran sehingga produk lokal memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

Kepala Desa Polewali Marajae, Abdul Razak, menyambut baik pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh wawasan dan keterampilan baru dalam mengembangkan usaha masing-masing.

“Melalui pelatihan ini diharapkan para pelaku usaha mikro memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan baru sehingga mampu meningkatkan kualitas usaha sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa,” katanya.

Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya. Aidatul Khoiriatis Sakdiyah, seorang pelaku usaha, berbagi pengalaman mengenai strategi pemasaran produk dan pentingnya desain kemasan yang menarik sebagai salah satu faktor dalam meningkatkan daya saing di pasar.

Sementara itu, Dwi Ahmad Nur dari DPMPTSP Kabupaten Tanah Bumbu menyampaikan materi mengenai produk perizinan dan penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko. Peserta juga memperoleh pemahaman tentang klasifikasi dan skala usaha, serta tata cara pendaftaran melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB), sehingga usaha yang dijalankan memiliki legalitas dan peluang berkembang lebih luas.

Artikel Pilihan