Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat sektor ekonomi kerakyatan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi. Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen dan Tata Kelola Koperasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) bagi pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi di Gedung PKK Kapet, Kecamatan Simpang Empat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun koperasi yang sehat, profesional, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan dunia usaha. Penguatan tata kelola dinilai menjadi faktor penting agar koperasi dapat berkembang sebagai pilar ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.
Dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang dibacakan Sekretaris Diskumdagri, Romatua S. Simanjuntak, mewakili Kepala Diskumdagri, Eryanto Rais, disampaikan bahwa keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas manajemen, tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta integritas para pengurus.
“Koperasi yang maju tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas manajemen, tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta integritas para pengurusnya,” ujar Romatua saat membacakan sambutan Bupati.
Ia menambahkan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, meningkatnya persaingan usaha, serta tuntutan transparansi publik, koperasi harus terus beradaptasi. Karena itu, para pengurus diharapkan meningkatkan disiplin administrasi, melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, menyusun laporan keuangan yang akuntabel, mengembangkan unit usaha sesuai potensi daerah, serta memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan kepada anggota.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Novita Mayasari, menyampaikan bahwa bimtek diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi eksisting dari seluruh Kabupaten Tanah Bumbu. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan pemahaman perkoperasian sekaligus penguatan kapasitas kelembagaan koperasi.
“Tujuan utama pelaksanaan bimtek adalah meningkatkan kapasitas pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi agar mampu menjalankan organisasi secara profesional, transparan, akuntabel, mandiri, sesuai prinsip-prinsip koperasi, serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Novita.
Sebagai narasumber, Diskumdagri menghadirkan Rohadi Nursetya Wibawa, instruktur dan tenaga ahli dari Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan. Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai perencanaan dan penganggaran koperasi, manajemen risiko, hingga penyusunan Standar Operasional Manajemen (SOM) dan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap kualitas tata kelola koperasi semakin meningkat sehingga mampu memperkuat kelembagaan, meningkatkan daya saing usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan yang berkelanjutan di daerah.