Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan kerja berbasis kompetensi.
Di bawah kebijakan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tanah Bumbu menyiapkan pelatihan desain grafis dan barbershop sebagai upaya memperluas peluang kerja sekaligus mendorong munculnya wirausaha baru.
Pejabat Fungsional Pengantar Kerja Disnakertrans Tanah Bumbu, Iwan Aprianto, mengatakan desain grafis dipilih karena kebutuhan tenaga kerja di sektor industri kreatif terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital.
Menurutnya, materi pelatihan juga disusun berdasarkan penjajakan kebutuhan sejumlah perusahaan percetakan. Dengan demikian, keterampilan yang diberikan diharapkan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Desain grafis kami pilih karena peluang kerjanya cukup besar saat ini. Selain bisa bekerja di perusahaan, peserta juga memiliki kesempatan membuka usaha sendiri sesuai keterampilan yang diperoleh,” kata Iwan.
Pelatihan desain grafis dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 20 Agustus hingga 20 September 2026, dengan kuota maksimal 16 peserta.
Program tersebut menyasar masyarakat berusia 17–25 tahun yang memiliki KTP Kabupaten Tanah Bumbu dan minimal lulusan SMA atau sederajat.
Selama mengikuti pelatihan, peserta akan mendapatkan modul pembelajaran, seragam, dan sertifikat. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta juga diarahkan mengikuti magang di sejumlah usaha percetakan.
Program magang tersebut diharapkan dapat memperkuat pengalaman peserta sekaligus meningkatkan peluang mereka untuk memasuki dunia kerja.
Selain desain grafis, Disnakertrans Tanah Bumbu juga membuka pelatihan barbershop yang secara khusus ditujukan bagi masyarakat Kecamatan Mantewe.
Pelatihan tersebut merupakan tindak lanjut usulan pemerintah desa melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), berdasarkan kebutuhan keterampilan masyarakat setempat.
Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnakertrans Tanah Bumbu, Hj. Zainab, B.Sos, mengatakan perbedaan persyaratan pada kedua program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk membuka kesempatan peningkatan keterampilan bagi masyarakat secara luas.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Tanah Bumbu, Kadri Mandar, mengatakan seluruh program pelatihan diarahkan untuk mendukung visi Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dalam membangun SDM yang terampil, berdaya saing, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
“Karena itu, kami akan terus menghadirkan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat maupun dunia usaha,” kata Kadri.