Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong penguatan tata kelola koperasi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Upaya tersebut dilakukan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan Penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang diikuti 40 peserta dari unsur pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi di Batulicin, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) Kabupaten Tanah Bumbu ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengelola koperasi dalam menyusun laporan pertanggungjawaban yang akuntabel sekaligus memastikan pelaksanaan RAT berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskumdagri Tanah Bumbu, Eryanto Rais, melalui Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Rhani Patih, ditegaskan bahwa RAT merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi dalam koperasi.
Karena itu, setiap koperasi diharapkan mampu melaksanakan RAT tepat waktu dengan didukung laporan pertanggungjawaban yang lengkap, transparan, dan berkualitas.
Menurut Bupati, tata kelola yang baik menjadi kunci agar koperasi dapat berkembang secara sehat, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota. Melalui kegiatan bimtek ini, pemerintah daerah berharap kemampuan pengurus koperasi semakin meningkat dalam mengelola organisasi secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Bimtek tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, Rohadi Nursetyawibawa. Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai analisis laporan keuangan koperasi sebagai dasar pengambilan keputusan organisasi.
Selain itu, peserta juga memperoleh materi terkait mekanisme penyelenggaraan rapat anggota, penyusunan laporan pertanggungjawaban dan laporan keuangan, serta kebijakan pemberdayaan koperasi yang berlaku saat ini.
Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pengelolaan koperasi masing-masing. Dengan tata kelola yang semakin baik, koperasi diharapkan mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi kerakyatan yang sehat, mandiri, berdaya saing, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan anggota dan pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.