Pemkab Tanah Bumbu Gelar Lomba B2SA 2026 untuk Dorong Konsumsi Pangan Lokal Cegah Stunting

Facebook
Twitter
WhatsApp

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui pengembangan pangan lokal. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Lomba Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Berbasis Pangan Lokal Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026 yang resmi dibuka di Pendopo Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu, Eryanto Rais, yang mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif.

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Eryanto Rais, ditegaskan bahwa lomba B2SA tidak hanya menjadi wadah kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian sehat, tetapi juga menjadi peluang untuk mengembangkan potensi ekonomi melalui inovasi kuliner berbasis kearifan lokal.

“Melalui lomba ini diharapkan bahan pangan lokal tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi,” ujar Eryanto saat membacakan sambutan Bupati.

Menurutnya, peran keluarga, khususnya ibu rumah tangga, sangat penting dalam membangun pola konsumsi sehat. Penyediaan makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman menjadi salah satu kunci dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Pemkab Tanah Bumbu menilai gerakan konsumsi pangan B2SA menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung upaya penanganan masalah gizi dan stunting. Melalui pemanfaatan bahan pangan lokal, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya keberagaman makanan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari.

Dalam pelaksanaan lomba tersebut, peserta dinilai oleh dewan juri yang memiliki kompetensi di bidang gizi, yaitu Dadan Jumadianor, Dedy Hatta Permana, dan Ani Ilas Rasa. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari kandungan gizi, keamanan pangan, cita rasa, kreativitas penyajian, hingga pemanfaatan bahan pangan lokal.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Tanah Bumbu, seperti Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Gatriwara, dan Dharma Wanita Persatuan (DWP). Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas edukasi penerapan pola makan sehat berbasis pangan lokal hingga ke tingkat keluarga.

Pada kategori Menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Posyandu, Kecamatan Angsana berhasil meraih juara pertama, disusul Kecamatan Sungai Loban sebagai juara kedua dan Kecamatan Satui sebagai juara ketiga.

Sementara itu, pada kategori Menu Ibu Hamil, Kecamatan Angsana kembali meraih juara pertama, kemudian Kecamatan Batulicin di posisi kedua dan Kecamatan Kusan Tengah sebagai juara ketiga.

Capaian tersebut menjadi bukti berkembangnya inovasi pengolahan pangan lokal di berbagai kecamatan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Tanah Bumbu.

Artikel Pilihan