Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu akan kembali menggelar Festival Tanglong untuk memeriahkan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Kegiatan tahunan ini terbuka bagi peserta dari unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun masyarakat umum, dengan total hadiah mencapai Rp132 juta.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam festival tersebut. Ia menegaskan bahwa Festival Tanglong tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum memperkuat tradisi masyarakat dalam menyambut Idulfitri dengan suasana religius dan penuh kebersamaan.
Menurutnya, tradisi tanglong atau arak-arakan lampion saat malam takbiran memiliki nilai budaya dan spiritual yang kuat di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi tersebut, sekaligus menjadikannya sebagai ruang bagi kreativitas warga.
Pelaksanaan Festival Tanglong tahun ini akan dipusatkan di dua lokasi. Untuk Kecamatan Simpang Empat, rute dimulai dan berakhir di lapangan depan Masjid Agung Al-Falah Gunung Antasari. Sementara di Kecamatan Kusan Hilir, titik start dan finish berada di depan Gedung 7 Februari Pagatan.
Panitia membuka pendaftaran peserta mulai 11 hingga 17 Maret 2026. Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan ini dapat mendaftar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat di Kantor Bupati Tanah Bumbu. Selain itu, panitia juga menyediakan layanan informasi melalui nomor kontak yang telah disiapkan guna memudahkan proses pendaftaran dan koordinasi.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap Festival Tanglong dapat menjadi wadah kebersamaan masyarakat sekaligus memperkuat semangat dalam menyambut Idulfitri dengan penuh kegembiraan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghadirkan kemeriahan malam takbiran, tetapi juga menjaga nilai-nilai tradisi dan budaya lokal yang telah lama hidup di tengah masyarakat.
Selain itu, festival ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif dari berbagai elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, sehingga malam takbiran di Tanah Bumbu berlangsung semarak, tertib, dan penuh kebersamaan.