Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat upaya percepatan pembangunan infrastruktur daerah, salah satunya melalui proyek Jembatan Penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2028.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang diwakili Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, dalam Forum Group Discussion (FGD) Progres Pembangunan Jembatan Penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu di Batulicin, Rabu (29/4/2026).
FGD tersebut menjadi wadah evaluasi sekaligus sinkronisasi berbagai langkah percepatan pembangunan jembatan strategis yang akan menghubungkan Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu di Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam kesempatan itu, Eryanto Rais menyampaikan bahwa pembangunan jembatan penghubung sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat, khususnya dalam pengembangan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antarwilayah.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena mampu memperpendek akses transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua daerah.
“Pembangunan jembatan penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu ini akan membawa dampak besar bagi masyarakat. Terbukanya konektivitas antarwilayah akan mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan konektivitas diyakini akan memperlancar distribusi barang dan jasa, mengurangi waktu tempuh perjalanan, serta membuka peluang investasi dan aktivitas ekonomi baru di kawasan sekitar.
Selain itu, proyek jembatan ini dinilai sebagai infrastruktur strategis yang berpotensi memperkuat hubungan ekonomi antara wilayah daratan Kalimantan dengan Pulau Laut Kotabaru.
FGD tersebut turut dihadiri Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, Tim Ahli Gubernur Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Kotabaru Eka Safrudin, Balai Pelaksana Jalan Nasional Provinsi Kalimantan Selatan, perwakilan dinas terkait, serta kontraktor pembangunan Jembatan Pulau Laut Kotabaru–Tanah Bumbu.
Melalui forum ini, pemerintah daerah berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus memperkuat koordinasi dan komitmen bersama agar pembangunan jembatan berjalan sesuai target serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kalimantan Selatan.