RKPD 2027, Bupati Andi Rudi Latif Tegaskan Arah Transformasi Tanah Bumbu

Facebook
Twitter
WhatsApp

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, secara resmi membuka Orientasi dan Pra Forum Konsultasi Publik (FKP) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 sekaligus meluncurkan Rumah Aksi Pembangunan di Hotel Lotusa, Simpang Empat, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini menandai dimulainya tahapan strategis perencanaan pembangunan pada tahun ketiga pelaksanaan RPJMD 2025–2029.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa RKPD 2027 memasuki fase konsolidasi, akselerasi, dan penguatan hasil pembangunan. Tahun 2027 mengusung tema “Transformasi Infrastruktur, Ekonomi, dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab.” Tema tersebut mencerminkan pergeseran dari pola pembangunan rutin menuju transformasi struktural yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Transformasi yang dirancang meliputi penguatan infrastruktur dasar dan ekonomi, termasuk infrastruktur digital sebagai fondasi tata kelola pemerintahan modern. Di sektor ekonomi, pemerintah daerah mendorong hilirisasi sektor unggulan, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, serta peningkatan investasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, pada sektor pelayanan publik, prioritas diarahkan pada digitalisasi layanan, percepatan birokrasi, serta penerapan sistem kerja berbasis kinerja dan inovasi. Bupati juga menekankan agar penyusunan RKPD 2027 selaras dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam pengelolaan sampah terpadu, pengentasan kemiskinan, swasembada pangan dan energi, serta penguatan layanan kesehatan dan pendidikan.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap rupiah APBD memberikan dampak nyata melalui perencanaan berbasis data, terintegrasi dengan penganggaran, serta berorientasi pada outcome dan impact.

Pada kesempatan yang sama, diluncurkan Rumah Aksi Pembangunan sebagai platform kolaborasi lintas sektor, laboratorium inovasi daerah, ruang partisipasi publik, serta pusat monitoring dan evaluasi pembangunan. Kehadiran platform ini ditegaskan sebagai komitmen Tanah Bumbu menuju tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan modern.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah pusat, akademisi, serta perangkat daerah, dan diikuti jajaran pejabat Pemkab Tanah Bumbu, camat, serta lurah se-kabupaten.

Artikel Pilihan