Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu resmi melepas kontingen atlet pelajar yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Banjarmasin. Pelepasan dilakukan oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati, di Pendopo Kantor Bupati Batulicin, Selasa (12/5/2026).
Sebanyak 81 atlet pelajar akan mewakili Kabupaten Tanah Bumbu dalam ajang olahraga pelajar terbesar di Kalimantan Selatan tersebut. Para atlet akan bertanding pada empat cabang olahraga, yakni bola basket, sepak takraw, bola voli, dan sepak bola.
Dalam sambutan Bupati Andi Rudi Latif yang dibacakan Sekda Yulian Herawati, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tanah Bumbu beserta seluruh pengurus cabang olahraga yang telah melakukan pembinaan dan persiapan secara maksimal.
Menurutnya, lahirnya atlet-atlet berprestasi tidak terlepas dari kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, pelatih, pengurus cabang olahraga, sekolah, serta keluarga yang terus memberikan dukungan kepada para atlet.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir atlet-atlet muda berbakat yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Tanah Bumbu, baik di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujar Yulian membacakan sambutan Bupati.
Ia menegaskan bahwa POPDA bukan hanya ajang untuk meraih prestasi olahraga, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter bagi generasi muda. Melalui kompetisi tersebut, para atlet diharapkan mampu mengembangkan sikap disiplin, sportivitas, kerja keras, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah.
POPDA Kalimantan Selatan Tahun 2026 mengusung tema “Sportif, Tangguh Raih Prestasi untuk Banua”. Tema tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan.
Bupati juga berpesan agar seluruh atlet menjaga nama baik Kabupaten Tanah Bumbu dengan menunjukkan kemampuan terbaik, mematuhi arahan pelatih, menghormati official, dan menjunjung tinggi rasa hormat kepada lawan bertanding.
“Kemenangan memang menjadi harapan bersama, namun yang lebih penting adalah semangat juang, kebersamaan, dan pengalaman berharga yang akan menjadi bekal di masa depan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah turut memberikan apresiasi kepada para pelatih, official, guru pendamping, dan orang tua yang selama ini berperan besar dalam mendukung proses pembinaan atlet pelajar menuju POPDA Kalsel 2026.