Ribuan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Tanbu 2026, Semangat Hari Jadi ke-23 Menggema

Facebook
Twitter
WhatsApp

Ribuan jamaah memadati halaman Ruang Terbuka Publik di samping KFC Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Kamis (2/4/2026). Mereka menghadiri rangkaian Aksi Inovasi Tanbu 2026 yang diisi dengan Tabligh Akbar bersama Aa Hilman Fauzi. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu yang berlangsung meriah sekaligus khidmat.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam sambutannya menegaskan bahwa Tabligh Akbar bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai spiritual di tengah pembangunan daerah. Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta mempererat ukhuwah islamiyah dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui Tabligh Akbar ini, mari kita perkuat keimanan dan ketakwaan, mempererat ukhuwah islamiyah, serta menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Pembangunan akan semakin bermakna jika dilandasi akhlak mulia dan spiritualitas yang kokoh,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa peringatan hari jadi merupakan momen refleksi atas perjalanan pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas moral dan karakter masyarakat. Karena itu, kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang berintegritas dan berlandaskan nilai keimanan.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan sinergi demi kemajuan daerah. Ia berharap, dengan kebersamaan tersebut, Kabupaten Tanah Bumbu dapat terus berkembang menjadi daerah yang sejahtera, berdaya saing, dan mendapat ridha Allah SWT.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Aa Hilman Fauzi menyampaikan pentingnya menjaga keharmonisan, memperbanyak rasa syukur, serta memperkuat nilai kebersamaan dalam membangun daerah. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu yang tetap menghadirkan syiar Islam di tengah perayaan hari jadi, sebagai bentuk keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual.

Artikel Pilihan