Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu turut ambil bagian dalam peresmian dan penandatanganan Dermaga Pasar Terapung di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan yang diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, ini menjadi ajang promosi budaya sekaligus penguatan ekonomi kreatif daerah di tingkat nasional.
Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan Pameran Kriya bertajuk Sirang Kriya Banua yang menampilkan beragam produk unggulan khas Kalimantan Selatan, termasuk karya perajin dari Kabupaten Tanah Bumbu. Pameran ini menghadirkan berbagai hasil kerajinan yang mencerminkan identitas budaya lokal sekaligus potensi ekonomi yang terus berkembang.
Ketua Dekranasda Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam pameran ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pasar produk kriya. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan produk ke publik nasional, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi pelaku usaha.
Ia menambahkan, pameran ini menjadi ruang penting bagi para perajin untuk meningkatkan kualitas dan mendorong inovasi agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Selain itu, kolaborasi antar daerah dinilai penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, mulai dari pertukaran ide hingga strategi pemasaran.
Keberadaan Dermaga Pasar Terapung di TMII juga dinilai sebagai simbol penguatan identitas budaya Kalimantan Selatan, sekaligus jembatan promosi produk lokal ke tingkat nasional hingga internasional. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif diwakili oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, yang turut menghadiri rangkaian kegiatan. Kehadiran Pemkab Tanah Bumbu menegaskan komitmen dalam mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.