BPBD Tanah Bumbu Latih 92 Relawan untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Facebook
Twitter
WhatsApp

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 9–11 Juni 2026, dibuka di Halaman Kantor BPBD Tanah Bumbu, Batulicin, Selasa (9/6/2026).

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala Pelaksana BPBD H. Sulhadi yang disampaikan Sekretaris BPBD, Adventina, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan aparatur, organisasi kemasyarakatan, dan relawan kebencanaan agar mampu merespons kondisi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Menurut Adventina, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki tingkat kerentanan terhadap berbagai jenis bencana, baik bencana alam maupun nonalam. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi seluruh unsur penanggulangan bencana menjadi kebutuhan yang sangat penting dan strategis.

“Keberadaan aparatur, organisasi, dan relawan yang kompeten, terlatih, serta memahami prosedur penanganan bencana sangat menentukan keberhasilan dalam merespons situasi kedaruratan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa relawan dan organisasi kebencanaan bukan sekadar pelengkap dalam sistem penanggulangan bencana, tetapi merupakan pilar utama dalam membangun manajemen bencana yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan.

Pelatihan diikuti oleh 92 peserta yang berasal dari berbagai organisasi dan komunitas relawan di Kabupaten Tanah Bumbu, di antaranya Karang Taruna, Pramuka, Banser, PMI, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), KPA Ulin, LDII, GKE, Pemuda Pancasila, Baznas, ORARI, RAPI, Senkom, serta sejumlah organisasi sosial dan kemasyarakatan lainnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi dari berbagai instansi yang memiliki kompetensi di bidang penanggulangan bencana, seperti Kodim 1022/Tanah Bumbu, Polres Tanah Bumbu, Bulog, Dinas Kesehatan, Basarnas, serta Jhonlin Fire Rescue. Materi yang diberikan meliputi pencegahan bencana, mitigasi risiko, penanganan keadaan darurat, koordinasi lintas sektor, hingga aspek logistik dan pertolongan pertama.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap lahir relawan yang semakin tangguh, profesional, dan memiliki kesiapsiagaan tinggi dalam melaksanakan upaya pencegahan, mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana. Sinergi antara pemerintah, relawan, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di masa mendatang.

Artikel Pilihan