Bupati Andi Rudi Latif Ikut Kawal Evakuasi dan Pelepasan Jasad Korban Helikopter

Facebook
Twitter
WhatsApp

Setelah perjuangan panjang lebih dari 16 jam, delapan korban kecelakaan helikopter BK117-D3 di Kecamatan Mantewe akhirnya berhasil dievakuasi pada Kamis (4/9) malam. Proses evakuasi yang dimulai sejak pukul 06.00 WITA itu berjalan penuh tantangan karena medan ekstrem berupa hutan lebat, lereng gunung, dan jalur setapak terjal.

Setelah berhasil diturunkan ke jalur darat, jenazah dipindahkan ke ambulans milik Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu di jalur poros Batulicin–Kandangan kilometer 81. Konvoi ambulans kemudian diberangkatkan menuju RS Bhayangkara Banjarmasin dengan pengawalan aparat kepolisian. Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, sebagai bentuk penghormatan terakhir.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Kami juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim yang terlibat, yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dalam misi kemanusiaan ini,” ujar Bupati.

Korban yang berhasil dievakuasi terdiri atas lima warga Indonesia: Capten Haryanto Tahir, Hendra Darmawan, Yudi Febrian Rahman, Andys Rissa Pasulu, dan Iboy Irfan Rosa, serta tiga warga negara asing: Mark Werren, Pereira Quinto, dan Santha Kumar.

Selain jenazah, tim juga berhasil membawa black box helikopter. Sementara itu, bangkai helikopter dengan registrasi PK-RGH milik operator Eastindo masih tertinggal di lokasi karena medan tidak memungkinkan. Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Yudhy Bramantyo, menegaskan penyebab jatuhnya helikopter masih menunggu hasil penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Artikel Pilihan